Sejak Kapan

325

 

 

 

 

 

 

 

Sejak kapan,
Hati ini kembali berbunga.
Sejak kapan,
Mata ini mencari jejak hadirnya.
Sejak kapan,
Telinga ini menguping perkatanya.
Sejak kapan,
Jantung ini berdegup lebih kencang karenanya.

Dan bahkan aku sendiri tak tahu,
Sejak kapan kau mencuri perhatianku.

Ada sesuatu, dalam berat dehammu, dalam renyah tawamu, dalam lantang suaramu,
Yang membuat otakku jungkir balik tak menentu.

Ada sesuatu, dalam lekuk indah bibirmu, dalam tegap jalanmu, dalam tajam tatap matamu,
Yang membuat hatiku meledak hingga darah mengalir membuat pipiku bersemu.

Aku ingin berhenti, sebelum semua menjadi tak berarti.
Aku ingin berhenti, sebelum ada hati yang tersakiti.

Tetapi, bahkan aku sendiri tidak tahu,
Sejak kapan aku ingin melanjutkan semua ini denganmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s