Book Review – Mansfield Park by Jane Austen

Fanny Price adalah seorang gadis yang sangat beruntung!

Fanny Price terlahir dari pasangan Mr. dan Mrs. Price, yang kurang beruntung diantara kedua kakak Mrs. Price. Saudari Mrs. Price yang paling beruntung adalah kakak tertuanya, Miss Maria Ward, yang menikah dengan Sir Thomas Bertram, bangsawan berpenghasilan tinggi yang bertempat di Mansfield Park, Northampton. Mrs. Bertram memiliki 2 putra dan 2 putri : Tom Bertram, Edmund Bertram, Maria Bertram, dan Julia Bertram. Mereka semua sangat berpendidikan dan selalu bergaul di kalangan atas. Kakak kedua Mrs. Price, Mrs. Norris, dapat dikategorikan kedua beruntung. Mrs. Norris menikah dengan Mr. Norris yang seorang pendeta dan mereka tidak memiliki keturunan.

Suatu saat, karena kekeraskepalaan ketiga bersaudari tersebut, kekeluargaan mereka retak. Mereka tidak saling menghubungi berbulan-bulan, hingga Mrs. Price meminta bantuan. Mrs. Price yang suaminya hanyalah seorang letnan angkatan laut yang tidak berpendidikan dan berpenghasilan tinggi, kewalahan mengurus anak-anaknya yang berjumlah 9 orang! Mrs. Price kemudian mengirimkan surat bagi kedua saudarinya, dan sejak saat itu, hubungan kekeluargaan mereka kembali utuh.

Mrs. Norris yang saat itu telah tinggal di Parsonage (rumah pendeta dekat Mansfield) berkat bantuan Sir Thomas, ingin membantu adiknya. Maka, Mrs. Norris mengusulkan kepada Sir Thomas dan Mrs. Bertram agar mereka turut membantu. Maka diputuskanlah, mereka akan membantu merawat Fanny Price yang berumur 10 tahun dengan membawanya ke Mansfield Park. Fanny harus meninggalkan keluarganya, terlebih lagi, kakaknya yang paling disayanginya, William.

Fanny Price dengan latar belakang sosial yang berbeda begitu merasa kikuk dan canggung ketika harus tinggal di Mansfield Park bersama keluarga Bertram yang merupakan bangsawan dengan pendidikan tinggi. Karena rasa malu, kikuk, canggung, dan dirinya yang tidak tau apa-apa, Fanny menjadi diperlakukan seolah-olah orang bodoh oleh saudara-saudaranya, kecuali Edmund. Edmund yang berhati baik dan bijaksana menghibur Fanny dan menyemangatinya. Dalam seketika, Fanny begitu hormat pada Edmund dan menjadikannya pedoman hidup dan diam-diam mencintainya.

Lambat laun, Fanny tumbuh menjadi gadis sopan dan berpendidikan yang cantik. Ketika ia sudah beranjak dewasa, suami Mrs. Norris meninggal dan mengharuskan Parsonage mencari pendeta baru. Pendeta baru itu adalah Mr. Grant. Mr. Grant menetap di Parsonage bersama istrinya.

Suatu saat, Mansfield kedatangan pendatang baru ketika Sir Thomas dan Tom berbisnis di Antigua. Pendatang baru tersebut adalah Mr. Henry Crawford dan Miss Mary Crawford. Mereka berdua adalah kakak adik yang masih berhubungan saudara dengan Mrs. Grant.

Kedatangan kakak beradik Crawford mengakibatkan beberapa orang jatuh cinta. Saat itu, Mrs. Norris tengah mencarikan suami kaya bagi Maria dan Julia. Maria dan Julia terpincut pada kebaikan dan ketampanan Henry, padahal saat itu, Maria telah bertunangan dengan Mr. Rushworth. Sedangkan Edmund, terpincut pada kecantikan Miss Crawford yang baik tetapi perkataannya tajam menyakitkan hati. Dan.. Henry Crawford terpincut pada kecantikan Fanny!

Apa yang akan Fanny lakukan? Akankah ia berpaling pada Henry dan meninggalkan Edmund?

Inilah pertama kalinya aku membaca novel Jane Austen yang dikatakan sebagai penulis Inggris yang sangat menginspirasi. Dan aku sangat senang karena telah membacanya! Mansfield Park tidak hanya bercerita mengenai kisah cinta, tetapi juga mengenai etika dan sopan santun orang Inggris jaman dahulu.

Mansfield Park merangkum hal-hal ‘kuno’ pergaulan bangsawan Inggris, mulai dari kebiasaan hingga karakter-karakter manusia yang hidup pada saat itu. Dan buku ini kurasa membuka ‘jendela baru’ akan sebagaimana berubahnya manusia dari dulu hingga kini. Saking detailnya penjabaran karakter manusia di buku ini, aku dapat melihat bahwa bangsawan jaman dahulu relatif membeda-bedakan manusia berdasar status sosial. Dapat diketahui juga bahwa mereka cenderung memilih pasangan karena hartanya, bukan karena didasarkan perasaan.

Banyak nilai moral yang dapat diperoleh dari buku ini, diantaranya (jadi masih banyak yang lain) :

1. Jangan terbutakan oleh kecantikan dan harta semata.
2. Berbicara tanpa berpikir panjang dapat menyebabkan perasaan seseorang terluka.
3. Jangan pernah mengira bahwa kekayaan akan selalu mendatangkan kebahagiaan.
4. Pendidikan yang benar dapat menjadikan seseorang begitu bermanfaat dan terpelajar.
5. Mengajarkan bagaimana seharusnya seseorang bersikap.
6. dll.

Nah, jadi bagaimana? Tertarikkah untuk membacanya?😉
Secara keseluruhan, kukategorikan novel ini : VERY INSPIRING!

Judul : Mansfield Park
Pengarang : Jane Austen
Penerbit : Penerbit Qanita 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s