Book Review – Juliet by Anne Fortier

Bagaimana pendapatmu mengenai.. cinta, pengorbanan, kebebasan.. dan penipuan?
Wiliam Shakespeare telah merangkumnya dalam kisah cinta paling tragis sepanjang masa : Romeo and Juliet.
Tetapi, siapa yang tahu bahwa kisah Romeo and Juliet terinspirasi oleh kejadian nyata di Siena pada tahun 1340 Masehi ?

Julie Jacobs adalah orang Itali yang menetap di Amerika dan memiliki beberapa alasan untuk menghindari Itali. Tetapi suatu saat, Bibi Rose, bibi yang telah mengadopsi mereka sejak kecil meninggal dan meninggalkan sebuah teka-teki yang memaksanya untuk kembali ke Itali. Pergilah ia ke Siena, meninggalkan saudara kembarnya yang terlahir 4 menit setelahnya yang bernama Janice, juga Umberto sang kepala pelayan Bibi Rose yang sangat disayang Julie.

Dalam perjalanan, Julie menguak identitas aslinya sebagai Giulietta Tolomei, keturunan contrada Tolomei yang telah lama berselisih dengan contrada Salimbeni, dan ia juga merupakan keturunan Giulietta Tolomei, ‘Juliet’ dalam versi asli. Julie juga bertemu Eva Maria Salimbeni, seorang Salimbeni yang entah mengapa teramat ramah terhadap Julie yang seorang Tolomei.

Di Siena, Julie bertemu Alessandro Santini yang misterius. Alessandro -atau Sandro- merupakan anak baptis Eva Maria. Selalu ada sedikit perselisihan antara Alessandro dengan Giulietta karena Alessandro tidak percaya bahwa Julie adalah Giulietta.

Julie memulai perburuan ‘harta karunnya’ di Siena, bermula dari bantuan dirretor sebuah hotel, presidente sebuah bank di Palazzo Tolomei, dan orangtua baptisnya yang bernama Peppo dan Pia. Usut punya usut, ternyata semua teka-teki perburuan harta karun tersebut ditinggalan untuknya oleh Diane Tolomei, ibu kandung Julie dan Janice. Dalam perburuan harta karunnya, tidak semua berjalan mulus. Julie dikuntit seseorang dan ia merasa tidak aman. Bahkan juga ada beberapa masalah yang menimpanya. Karena itu, secara terpaksa dan melupakan harga dirinya, Julie meminta bantuan Alessandro.

Novel ini merupakan novel fiksi sejarah, jadi ada bagian dimana novel ini dikaitkan dengan masa lalunya cerita yang diceritakan. Hampir seperti novel Labyrinth karya Kate Mosse.

Dalam novel ini, masa lalu yang diceritakan adalah kisah sepasang kekasih Romeo dan Giulietta. Seperti kisah Shakespeare yang ada tokoh Romeo, Juliet, dan Paris, pada tahun 1340 Masehi di ceritakan hiduplah seorang Romeo Marescotti sebagai Sang Romeo, Giulietta Tolomei sebagai Sang Juliet, dan Messer Salimbeni sebagai Sang Paris. Kelak, karena kesalahan pada masa kehidupan mereka bertiga, kisah mereka bereinkarnasi pada Julie Jacobs.

Bagaimana kelanjutan petualangan Julie Jacobs? Akankah ia, sebagai si Juliet, mampu menemukan Romeo-nya dan hidup bahagia, atau tragedi masa lalu harus terulang lagi?

Novel fiksi sejarah yang didasarkan penelitian oleh Anne Fortier ini sangatlah luar biasa! Bagaimana Anne Fortier bisa menggambarkan kegentingan, kesedihan, keputusasaan, kebahagiaan, dan cinta dengan sangat detail itu menjadi daya pikat tersendiri bagi novel ini. Setiap novel ini sudah ada di tangan, rasanya susah untuk menghentikan membacanya, situasi-situasi pada cerita itu sangat membuat penasaran dan menjadi enggan memotongnya di bagian tersebut.

Bagi para pecinta kisah Romeo and Juliet, novel ini SANGAT DISARANKAN. Meskipun begitu, ada beberapa hal yang sedikit menyeleweng dari cerita Shakespeare tersebut dan dapat membuat bingung. Karena membaca buku ini, aku juga sempat bingung. Yah, mungkin karena aku belum tahu saja atau bagaimana, tetapi setidaknya pecinta kisah Romeo and Juliet yang berminat membaca ini perlu tahu.

Novel ini menceritakan bahwa kisah Shakespeare tersebut berdasarkan kisah nyata pada tahun 1340 M yang terjadi di Siena, Itali (dan bukannya Verona) yang diturunkan turun-temurun oleh sekian banyak generasi sehingga sampai pada Shakespeare dan ceritanya sedikit disesuaikan dengan jaman oleh sang Pujangga. Karena aku belum tahu sebelumnya, aku sempat bingung, apakah iya? Lagi pula kan ini novel fiksi, apakah benar? Sempat terpikir begitu di otakku. Apalagi setelah aku menemukan pernyataan yang sama di salah satu buku travelling Eropa yang menceritakan tentang Itali dan Verona. Aku semakin bingung mana yang benar.

Secara keseluruhan, novel ini dapat kumasukkan ke kategori : VERY RECOMMENDED!

Judul : Juliet
Pengarang : Anne Fortier
Penerbit : Penerbit Qanita

6 thoughts on “Book Review – Juliet by Anne Fortier

  1. aku juga udah baca buku ini..keren abis….pertama pas mau beli ragu-ragu…ini cerita tentang apa ya???tapi ternyata asik banget baca buku ini…rasanya semua hal bisa ditinggal dulu….. pokoknya selalu ingin balik halaman demi halaman…dan rasanya hidup ga tenang klu belum selesai baca….^0^

  2. indaaahhh bgt jln ceritanya,, susah d tebak, menghanyutkan, terkesan dan bkin tergila2 sma romeo and juliet,,
    3 hari baca buku tebal itu emg rekor aq,, coz bukunya menarik buat d baca dr pagi ampe malem,,😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s