Book Review – I Am Number Four by Pittacus Lore

Kami hidup tersamar di tengah-tengah kalian,
di kota kalian, menjadi tetangga kalian.
Menunggu hari saat kami saling bertemu untuk bertempur terakhir kalinya.
Bila kami menang, kalian akan terselamatkan. Bila kami kalah, semua akan musnah.

Sepuluh tahun yang lalu, 9 anak yang disebut Garde beserta pelindungnya dilarikan ke Bumi dari Planet Lorien akibat perang. Kaum Mogadorian yang kejam terus mengejar mereka sampai Bumi. Sembilan anak itu mengemban tugas dan tanggung jawab yang besar: merebut kembali planet mereka yang telah dihancurkan oleh para Mogadorian.  Sembilan anak tersebut diberi mantra sehingga mereka semua hanya bisa mati jika mereka dibunuh berdasarkan urutan. Mereka dibekali Warisan, dan berdua dengan pelindungnya, mereka harus berpencar. Hidup tersembunyi, melatih Pusaka mereka, dan agar pada akhirnya mereka bisa berkumpul merebut Planet Lorien, balas dendam. Nomor 1, 2, dan 3 telah ditemukan, kini giliran John Smith, si nomor 4.

John Smith bersama pelindungnya, Henri selalu berada dalam pelarian. Berpindah tempat jika keberadaan mereka mulai terkuak, mengganti nama mereka ketika berpindah tempat. Pelarian mengantarkan mereka ke suatu tempat yang damai: Paradise, Ohio.

Di Paradise, John kembali melatih Pusakanya. John juga menemukan cintanya, Sarah Hart. Setidaknya John juga merasa nyaman, memiliki seorang sahabat yang tergila-gila dengan alien dan hal-hal luar angkasa, Sam Goode. Ketika keberadaan John dan Henri mulai terkuak, John tidak lagi ingin lari. John tetap ingin berada di Paradise, melawan para Mogadorian. Meskipun ia tahu bahwa kemungkinannya John tidak akan sepenuhnya memenangkan pertempuran yang akan terjadi tersebut.

Bagaimana kelanjutan ceritanya? Akankah John berhasil mengalahkan para Mogadorian?

Cerita ini begitu menakjubkan. Pittacus Lore berhasil menggabungkan cerita anak sekolah, hubungan anak-bapak (meskipun sebenarnya bukan anak dan bapak), dan cinta-cintaan dengan mulus ke dalam ketegangan dikejar para Mogadorian. Ceritanya mengalir lancar.

Meskipun begitu, ada satu hal yang aku sedikit sayangkan (tetapi tidak tahu menurut kalian bagaimana😉 ). Ending cerita ini bagaikan kita sedang tenggelam di lautan menghadapi kematian, kemudian kita menyadari bahwa semua itu mimpi. Ending yang begitu mudah penyelesaiannya. Ketika John, Henri, Sarah, Mark, dan Sam berperang melawan para Mogadorian, tiba-tiba Bernie Kosar (anjing John yang sebenarnya chimaera -makhluk yang dapat merubah dirinya menjadi apapun-) dapat menjadi besar dan mengalahkan para Mogadorian dengan sekejap mata. Yah, rasanya agak gimana gitu, setelah mengikuti cerita peperangan John yang awalnya sembunyi-sembunyi dan diceritakan penuh ketegangan tiba-tiba perjuangan mereka dapat berakhir dengan mudahnya.

Tapi, overall ceritanya benar-benar bagus, membuat penasaran saja dengan ‘ending’ yang begitu menggantung.😉

Buku selanjutnya : The Power of Six

Judul : I Am Number Four
Pengarang : Pittacus Lore
Penerbit : Mizan Fantasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s